Monday, December 20, 2010

168. Mahkota duri - Matius 27:27-31

Mahkota duri adalah sebuah fenomena hidup ini. Tidakkah saudara dapat bayangkan, bahwa itu sebenarnya mahkota, lambang kemuliaan, lambang kuasa, lambang kehormatan, tetapi di sisi yg lain terbuat dari duri. Lalu, di sisi lain merupakan lambang sakit, lambang kehancuran, dia mahkota, tetapi duri. Nah, ini adalah fenomena hidup ini. Ada banyak orang mencari mahkota, tetapi sebenarnya mahkota yg ia pegang, mahkota yg ia miliki sebenarnya adalah duri yg menghancurkan hidupnya. Tetapi saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, Yesus mengenakan mahkota duri, supaya kita dapat mengenakan mahkota Kemuliaan bersama Yesus. Matius 27:

27Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. 28Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. 29Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!" 30Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepalaNya. 31Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.

Nah, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, saat saya dalam perjalanan pergi ke Israel. Tour guide yg memimpin perjalanan itu berkata,"pendeta, saya mau tunjukkan anda sesuatu: "yaitu pohon yg durinya panjang sekali." Lalu ia berkata, tahukah, bahwa pohon ini adalah pohon yg digunakan untuk menganyam mahkota duri dari Yesus. Lalu saya berhenti dan menghentikan rombongan yg lain, serta berkata kepada mereka, bahwa "ini adalah pohon yg dipakai untuk menganyam mahkota Yesus." Panjangnya sekitar 2 inch. Lalu mereka semua menatap ke atas dan ada sebagian yg menitikkan air mata, termasuk saya. Karena durinya panjang sekali dan durinya tajam sekali, sehingga ada beberapa orang yg mau coba untuk memutuskannya secara hati-hati, dan ia masih terluka.

Saudara bisa bayangkan, bahwa ada orang yg menganyam mahkota duri ini dan dikenakan di atas kepala Yesus. Saudara bisa bayangkan, bahwa itu adalah sebuah tindakan yg sangat-sangat menyakitkan dan wajah Yesus pasti hancur, tetapi Yesus terima itu. Tetapi sebaliknya mahkota duri adalah sebuah ajaran mengenai lambang kehidupan. Apa arti dari Mahkota duri:

1. Bahwa kemuliaan dan penderitaan, kadang kala berjalan bersama-sama.
Dengan lain kata, kalau kita mau melihat kemuliaan, berarti kita harus siap menderita. Kalau kita mau lihat Kuasa dan mujijat Yesus terjadi dalam hidup kita, kita harus berani menghadapi tantangan-tantangan kehidupan. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, saya kuatir dengan tawaran-tawaran injil yg terjadi pada hari-hari ini, yg banyak berbicara mengenai kemuliaan, tetapi tanpa penderitaan. Yang berbicara mengenai Kemuliaan, tetapi tanpa persiapan akan aniaya. Berbicara mengenai berkat, tetapi tanpa kesiapan untuk berkorban bagi Yesus. Yesus bilang,"bahwa barang siapa rela untuk kehilangan nyawanya karena Aku, justru akan mendapatkannya."Kita jelas ingat ketika Tuhan bilang kepada Abraham, "Abraham, engkau ambil anakmu Isac dan persembahkanlah Isac.

Tuhan tidak butuh melihat darah Isac tercurah, tetapi yg Tuhan lihat adalah, adakah Abraham mengasihi Tuhan melebih segala-galanya, sehingga rela mengorbankan semuanya demi Tuhan.Tetapi, ketika Abraham berani, siap dan rela. Alkitab berkata, "Tuhan berbicara Abraham, cukup." Karena yg Tuhan harapkan bukanlah darah Isac yg tercurah, tetapi yg Tuhan harapkan adalah kesiapan dari diri Abraham, dan rela menyerahkan segala-galanya bagi Tuhan. Jadi, dari sini jelas bahwa kemuliaan dan penderitaan seringkali berjalan bersama-sama. Oleh karena itu saat kita sedang mengalami penderitaan, kita engga perlu bersungut-sungut. Bila kita menghadapi aniaya, kita engga perlu kecewa, dan marah sama Tuhan,"God..kenapa Engkau ijinkan semua ini terjadi?" Kenapa Tuhan tidak bela saya, kenapa Tuhan engga beri kemenangan buat saya?

Tetapi dengan adanya mahkota duri, saat kita menghadapi cobaan, asalkan kita tetap setia, tetap teguh dalam iman, saya melihat bahwa bagian Kemuliaan kekal yg Tuhan telah sediakan buat saya menjadi bagian yg kekal buat hidup saya, haleluya!

2. Yesus sudah menanggung semuanya itu bagi kita
Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, Yesus menanggung mahkota duri itu, supaya apa? Supaya kepada kita, kita dapat mengenakan mahkota kemuliaan itu. Betul bahwa kita harus siap menghadapi penderitaan. Tetapi, bukan berarti bahwa kehidupan Kristen adalah Kehidupan yg harus selalu mengenakan mahkota duri. Karena saat Yesus mati di kayu salib, yg sepertinya adalah kekalahan. Tetapi, sebenarnya itu adalah kemenangan buat kita, karena pada hari ke-3 Dia bangkit.

Oleh karena itu, janganlah kita berpikir dan menangisi hal-hal yg buruk dan berkata,"wah...sebentar lagi rumah tangga kita pasti bercerai." Atau sebentar lagi kita akan memiliki ibu/ayah tiri. Apapaun alasannya, Yesus sudah menanggung semuanya bagi kita. Itu berarti bahwa penderitaan kita bukan berarti kekalahan, tetapi kehidupan dan kemenangan yg kekal yg Tuhan sediakan bagi kita.

3. Yesus mengenakan mahkota duri, agar kita dapat mengenakan mahkota Allah
Itu sebabnya, Alkitab bilang,"Kalau kita setia dengan perkara kecil, Tuhan akan memberikan kita tanggung jawab yg lebih besar. Selama kita hidup di muka bumi, bertahanlah, bersuka citalah senantiasa, karena hariNYA akan tiba, Kristus akan ada di awan-awan menjemput kita. Dan kita akan berjalan di jalan emas di Sorga, dengan mahkota kemuliaan di atas kita. Itu sebabnya hidup Kristen adalah hidup yg indah, kita dapat dekat dengan Tuhan selalu.

Doa:
Bapa, dalam Nama Yesus, setiap dari kami yg dengan semua beban dan masalah datang kepada Yesus dengan apa adanya, Tuhan jamah kami semua yg sakit, yg berbeban berat, yg rumah tangganya goncang, maupun kami yg hidupnya dikuasai dosa dan kesenangan daging, dan kami yg saat ini hidupnya sedang mengenakan mahkota duri, di dalam Nama Yesus, biarlah KuasaMU mengalir, sehingga kami dapat melihat terang KasihMU, di dalam Nama Yesus kami berdoa, amin!

3 comments:

Gagan G. Wei said...

Terima kasih untuk artikel Mahkota Duri, saya sangat diberkati dan membuat iman saya dibangkitkan. Tuhan terus memberkati Anda dan tetap kuat di dalam Tuhan Yesus.

Gagan G. Wei said...
This comment has been removed by the author.
Gagan G. Wei said...

Terima kasih untuk artikel Mahkota Duri, saya sangat diberkati dan membuat iman saya dibangkitkan. Tuhan terus memberkati Anda dan tetap kuat di dalam Tuhan Yesus.