Sunday, November 28, 2010

165. Petrus yang menyangkal Yesus - Matius 26:69-75

Sebetulnya keadaan ini atau peristiwa ini adalah sesuatu yg mengundang tanda tanya besar, kenapa? Karena kita perhatikan bahwa Petrus adalah salah seorang murid Yesus yg sangat dekat denganNYA. Yang pernah berkata,"guru, meskipun semuanya tergoncang imannya, tapi karena Engkau, aku sekali-kali tidak!" Petrus adalah seorang murid yg pernah mengalamai kemuliaan Tuhan dan berkata,"Tuhan, biar kita bangun 3 tenda, 1 untuk Musa, 1 untuk Elia dan 1 untuk Engkau!"

Kita lihat bahwa murid ini adalah murid yg sangat dekat dengan Yesus. Bahkan kalau saudara perhatikan, kemanapun Yesus pergi, Petrus selalu diajak serta. Jadi, kalau murid yg lain bisa menyangkal, maka itu bisa dimengerti, tetapi kalau murid seperti Petrus yg bisa menyangkal, nah...ini mengundang tanda tanya besar, koq..murid, kenapa bisa menyangkal? Nah, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, yang saya mau ingatkan dari pelajaran hari ini, adalah: jangan sampe kita yg mengaku murid Yesus/orang-orang percaya/pelayan-pelayan Kristus, tetapi akhirnya karena gadis cantik, atau hanya karena seorang pria gagah, atau hanya karena pangkat dan kedudukan, akhirnya kita menyangkal Yesus. Di dalam Matius 26:


69Sementara itu Petrus duduk di luar halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu." 70Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." 71Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu." 72Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." 73Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu." 74Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam. 75Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, pertanyaannya adalah:koq, murid bisa menyangkal, apalagi Petrus yg sudah melihat sendiri Kuasa Tuhan, dia sudah menyaksikan sendiri, bagaimana orang mati dibangkitkan, yg buta dicelikkan, yg lumpuh dibuatnya berjalan, koq bisa seperti itu? Jawaban saya sederhana, itu semuanya bukanlah jaminan. Kita bisa saja masuk gereja, kita bisa merasakan mujijat dan kuasa Allah, bisa saja kita lihat perkara-perkara dahsyat yg Allah kerjakan yg terjadi di dalam pelayanan, di dalam gereja kita. Tetapi, saya mau ingatkan buat saudara, kalau kita tidak setia, kalau kita tidak bertahan/hidup suci, dan menjadikan Yesus yg terutama dalam hidup kita. Hati-hati, janganlah kemudian kita sampai menyangkal Dia. Nah, saya pelajari kenapa Petrus bisa menyangkal:

1. Karena Petrus duduk di luar.
Ayat yg ke-69Sementara itu Petrus duduk di luar halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu." dan kalu kita lihat pada ayat yg sebelumnya, yaitu yg ke-58"dan Petrus mengikuti Dia dari jauh sampai ke halaman Imam Besar,.." Kenapa Petrus yg merupakan murid terdekat Yesus bisa menyangkal? Karena Petrus duduk-duduk di luar dari jauh. Petrus cari amannya, Petrus mau berkompromi dengan dosa, mau ikut Yesus, tetapi juga mau aman.

Nah, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, kadang kala kita diperhadapkan dengan pilihan, kalau saya ikut Kristus, saya harus bersedia menghadapi tantangan, saya harus siap diejek, saya harus siap dicemooh, saya harus siap dianiaya sekalipun, tetapi 1 hal saya mau ajarkan adalah bila fokus hidup kita hanya pada Yesus saja, Yesus akan selalu bela kita. Oleh karena itu, kita engga bisa ikut Yesus dari jauh, tetapi kita harus ikut Yesus dari dekat.

Bahkan Alkitab berkata,"Jika kamu tinggal di dalam Aku, dan FirmanKU tinggal di dalam kamu, saya senang bahasa Jawa yg bilang,"kita dengan Allah itu harus manunggal." Artinya kita bukan hanya perlu dekat dengan Allah, tetapi kita harus menjadi satu. Biarlah FirmanNYA tetap tinggal diam di dalam Engkau. Maka di situ kita akan melihat Kuasa, di situ kita akan melihat kemenangan, di situ kita akan melihat Kuasa kedahsyatan Tuhan. Jadi, kenapa Petrus bisa menyangkal? Bukan berarti dia tidak cinta Tuhan, tetapi ia berdiri terlalu jauh dengan Tuhan, duduk-duduk di luar, ia mencari cara yg aman untuk ikut Yesus.

2. Karena Petrus menganggap bahwa hukum Tuhan bisa dilanggar demi keselamatannya
Petrus tidak menghargai hukum Tuhan secara khusus, tetapi ia pikir bahwa hukum Tuhan bisa flexibel. Demi keselamatan saya, maka hukum Tuhan bisa saya langgar kapanpun saya mau. Ayat yg ke-70 dikatakan,"Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." Dia pikir, ah..Tuhan ngerti Koq, saya tahu bahwa Tuhan buat ini bukan berarti untuk menyangkal Dia, tetapi agar saya aman." Bahkan di ayat yg ke-72 dikatakan,"Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah." Pedahal Alkitab pernah berkata, janganlah engkau bersumpah."

Bahkan di ayat yg ke-74 dikatakan,"Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Padahal Alkitab sudah menyebut,"Janganlah menyebut Nama Tuhan secara sembarangan." Alkitab mengajarkan kita bahwa kita tidak boleh bersumpah sebagai orang percaya. Bahkan seringkali saat keadaan menekan, kita yg sudah sebagai orang percaya, ada yg rela untuk berbohong, menipu, korupsi, berzinah. Karena, kadang kala kita ingin mendapatkan pembenaran/persetujuan dari semuanya itu. Tetapi, sebagai hamba Allah saya mau coba untuk ingatkan buat saudara secara tegas, bahwa alasan yg baik tidak bisa membenarkan tindakan yg keliru.

Walaupun Petrus punya alasan supaya saya selamat, jangan sampe saya ikut-ikutan dibunuh bersama Yesus karena saya masih ingin mengabarkan injil. Tetapi, saya mau ingatkan buat saudara bahwa meskipun alasannya baik, tetapi kita tidak boleh melakukan tindakan yg salah. Oleh karena itulah Sadrakh, mesakh dan Abednego berkata,"Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yg menyala-nyala, tetapi seandainya tidak, kami tidak akan memuja Dewa dan menyembah patung emas. Dengan lain kata, suatu tindakan yg melanggar hukum Tuhan, kami tidak akan melakukannya.

3. Karena Petrus lupa akan peringatan Yesus
Terbukti pada ayat yg ke-75Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya. Dengan lain kata, sebelum-sebelumnya, Petrus lupa. Jadi, ketika saudara dengar Firman di gereja, di persekutuan doa. Saya percaya bahwa Firman Tuhan khusus berbicara buat saudara. Satu hal yg saya mau ingatkan, adalah jangan sampai saudara melupakan Firman, karena bila saudara melupakan Firman, maka saudara akan berjalan jauh dari Tuhan.

Tetapi, bila kita menjadikan Firman sebagai sesuatu yg terutam di dalam hidup kita, maka kita akan berjalan melalui kemenangan dan kemenangan melalui KuasaNYA yg besar, haleluya!

Doa:
Bapa, di dalam Nama Yesus, hamba berdoa. Setiap dari kami yg karena tekanan, masalah, sakit penyakit, ataupun ada di antara kami yg mulai jauh dari Tuhan, bahkan mulai menyangkal Tuhan, di dalam Nama Yesus, Tuhan jamah, Tuhan nyatakan mujijat, Tuhan nyatakan KuasaMU, sehingga melalui ini, kami kembali dapat meraih kemenangan yg luar biasa, di dalam Nama Yesus kami berdoa, haleluya, amin!

5 comments:

Chum Chum said...

Sebelum mengatakan Petrus menyangkal karena pengecut dan cari selamat, lihat dulu secara gambar besar. Kemana murid lainnya? apakah ada murid lain yg berani mengangkat pedang, apakah murid lain lebih pengecut sehingga sembunyi tidak kelihatan pada saat Yesus didera? Siapa yang lebih berani? Satu2 alasan petrus menyangkal yaitu agar dia dapat menyamar menjadi bukan pengikut Kristus dan MUNGKIN sj rencana 'manusia' Petrus untuk membawa lari Yesus dapat dilakukan jika ada kesempatan. Kl dia cari selamat maka dia akan sembunyi sama seperti saudara.

Chum Chum said...
This comment has been removed by the author.
Chum Chum said...

apakah anda membaca kitab suci yang sama? kemana kisah Petrus bertemu Yesus ketika Yesus menampakan diri setelah kebangkitan-Nya? Petrus ditanya 3 kali untuk mengenapi Penyangkalan Petrus 3 kali. Atau saudara pura2 lupa? Mohon dibaca kembali jika kisah tersebut ada di kitab suci saudara juga. Don't be Ignorance. Mengikuti Kristus adalah mengikuti secara lengkap. Pada akhirnya Yesus memberikan Tugas pengembala kepada Petrus, Yesus bukan seperti saudara yang menghakimi Petrus tanpa mengetahui yang sebenarnya. Salam.

BakuL_jam said...

Chum Chum...jadi menurut anda petrus itu bagaimana.......dan menurut anda mana yg salah dari artikel ini...tolong di jabarkan.......

sonny hasudungan said...

Jadi iman apa atuh petrus teh ?