Monday, November 8, 2010

162. Jadilah seperti yang Kau kehendaki - Matius 26:36-46

SaudaraKu yg kekasih dalam Tuhan, Yesus sendiri yg adalah Tuhan di atas segala Tuhan, Raja di atas segala Raja, Dia sendiri berkata,"Bapa biar bukanlah kehendaKU yg jadi, tetapi kehendakMUlah yg terjadi." Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, kadang kala doa kita tidak memiliki kuasa sama sekali, karena seringkali kita berkata, "Tuhan, janganlah kehendakMU yg jadi, tetapi kehendakulah yg jadi!"

Kita kadang kala ngotot untuk apa yg kita kehendaki, sepertinya jika Allah tidak menjawab doa kita. Allah itu engga baik, Allah itu engga mengerjakan mujijat buat kita, kita anggap Allah itu engga bertanggung jawab atas kehidupan kita. Sehingga kita tetap ngotot sama Allah. Misalnya: Di Alkitab di tulis bahwa gelap dan terang tidak dapat menjadi satu, tetapi tetap kita paksakan, kalau bisa kita kawin lari, buat segala cara, kalau bisa kita nipu sana sini, buat surat keterangan palsu, yg penting bisa menikah. Tetapi kemudian, ketika pernikahan di dalam bahaya, masalah dan tantangan yg berat, kita marah lagi sama Tuhan dan berkata,"Kenapa, kenapa Tuhan ijinkan semua ini terjadi?"

Tuhan akan menatap sambil berkata,"dari pertama Aku telah coba menggagalkannya, tetapi engkau terus coba dengan segala cara." Sekarang, setelah semuanya hancur dan dalam keadaan mengecewakan, baru engkau berteriak kepada-KU." Tetapi, hari ini saya ingatkan bahwa doa yg berkuasa adalah doa yg didasari,"Tuhan, biar bukan kehendakku yg jadi, melainkan kehendakMUlah yg jadi." Di dalam Matius 26:
36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya:"Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." 37Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus sertaNya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 38Lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." 39Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." 40Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus:"Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? 41Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan:roh memang penurut, tetapi daging lemah."42Lalu ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!" 43Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat. 44Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga. 45Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:"Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. 46Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, saudara bisa bayangkan penderitaan yg sangat berat bagi Yesus. Yesus tahu persis bahwa besok pagi adalah hari penyerahanNYA. Yesus tahu persis bahwa besok pagi, Yesus akan naik ke atas kayu salib untuk mencurahkan darahNYA, dan bukan itu saja, Yesus berkata, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tetapi yg paling menakutkan bagi Yesus adalah, ketika Bapa harus memalingkan wajahNYA. Saudara bisa bayangkan bahwa yg paling menakutkan buat Yesus adalah ketika Yesus harus terpisah dari BapaNYA, akibat dosa manusia.

SaudaraKU yg kekasih dalam Tuhan, dalam situasi seperti itu, Yesus engga sanggup menghadapiNYA sendiri. Oleh karena itulah IA mengajak murid-muridNYA yg lain, untuk mendoakanNYA, mendukungNYA dalam doa. Dia berkata, Di sini akan ada peperangan rohani, Yesus meminta kepada murid-muridNYA untuk berdoa dan menopangNYA, berjaga-jaga. Bapa, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku. Yesus ingin, agar peristiwa tersebut dapat berlalu daripadaNYA, biarlah kejadian itu tidak perlu terjadi, karena dosa manusia yg memisahkan Yesus dengan BapaNYA. Tetapi kata Yesus, biar bukan kehendaKU yg jadi, melainkan kehendakMUlah yg jadi. Dalam perjuanganNYA yg berat, bahkan Alkitab berkata bahkan keringatNYA mengalir bercampur dengan darah, kenapa?

Karena pembuluh urat nadi balikNYA pecah akibat tekanan serta perjuangan yang berat dalam doaNYA itu, tetapi, saudaraku apa yg terjadi? Setelah IA kembali dari berdoa dan menjumpai murid-muridNYA, yg Yesus jumpai justru sebaliknya, murid-muridNYA bukan sedang berdoa, tetapi mereka sedang tidur. Saudara bisa bayangkan, bahwa ketika saudara sedang menghadapi tantangan, percobaan, tetapi orang yg saudara percayai dan andalkan untuk mendukung saudara, tiba-tiba mereka tertidur. Saudara bisa marah dan bilang,"Buat apa saya ajak kamu, kalaulah akhirnya kamu tertidur di sini." Tetapi saudaraku, dengan tenang, Yesus berkata,"Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan:roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Yesus berdoa dan berkata untuk berjaga-jaga untuk kepentingan mereka sendiri, karena iblis memang sedang mengintai, merampas dan mencerai beraikan kamu. Tetapi, kuatkanlah hatimu, ayo berdoa bersama-sama, Yesus berdoa lagi, Yesus berdoa lagi. Dan saudaraku yg kekasih, Yesus tetap ada dalam pernyataan iman, jadilah sesuai dengan kehendakMU. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, seringkali, doa seperti ini tidak mudah. Misalkan: Ada orang yg berhutang 50 juta, bisa engga kita berkata, Tuhan, biar bukan kehendakku yg jadi, tetapi kehendakMUlah yg jadi. Kalaulah ia tidak membayar hutang saudara, Tuhan akan pakai 1001 cara untuk memberkati saudara lebih dari hutang tersebut. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan seringkali kita kesel, jengkel, marah sehingga menghalalkan segala cara agar semuanya yg kita inginkan itu terjadi.

Kita banyak mendengar pengajaran saat-saat ini, yaitu: imani-imani, maka semuanya akan terkabul. Saudaraku, Allah bukanlah hamba kita yang bisa kita perintah untuk mendapatkan apa yg kita mau, dan seenak kita. Ada beberapa hal yg menarik yg dapat kita ambil dari doa Yesus:

1. Itu adalah bukti ketaatan mutlak seorang hamba
Yesus sedang membuktikan bahwa kehadiranNYA di muka bumi adalah sebagai Allah yg menjadi sama dengan manusia, tetapi IA mengambil rupa seorang hamba. Sebagai hamba, IA taat mutlak, walaupun IA tahu bahwa darah akan mengalir dan tubuhNYA akan dihancurkan. Tetapi dalam ketaatan mutlak seorang hamba Yesus dapat berkata,"janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Ada masanya di mana kita menghadapi tantangan-tantangan besar, situasi-situasi yg sukar. Biarlah kita semua mempunyai tekad yg sama, setiap kita punya pengakuan iman yg sama, bersedia berkata,"Bapa, aku ingin menjadi hamba yg setia, bukanlah kehendakku yg jadi, tetapi kehendakMUlah yg jadi."

2. Itu adalah tanda kesadaran akan ketidak mengertian kita
Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, sering kali persoalan kita sebagai manusia adalah, bahwa seringkali kita itu sok tahu. Pedahal ada banyak hal yg kita engga tahu, tetapi kita sok tahu, kenapa? Karena kita engga berdoa, kita pikir kita mampu, kita pikir kita bisa. Beranilah untuk jujur dan terbuka dengan pasangan saudara. Seringkali kita menyembunyikan sesuatu dan takut pasangan kita akan marah.

Tetapi, seringkali kita juga bertindak gegabah dan berkata,"Ah...aku bisa mengatasinya sendiri." Bila kita berani berdoa, "Biar kehendakMU yg jadi, bukan kehendakku." Itu adalah pengakuan bahwa kita memiliki banyak kekurangan dan banyak hal yg kita tidak mengerti.

3.Adalah tanda bahwa apa yg Bapa sediakan adalah sesuatu yg terbaik bagi kita
Lepas saya mengerti atau tidak mengerti, tetapi apa yg Tuhan sediakan buat kita adalah yg terbaik. Bisa engga kita mengucap syukur, banyak hal-hal yg belum kita mengerti, tetapi semuanya itu baik, haleluya!

Doa:
Bapa, terima kasih untuk saat ini, terima kasih untuk anugrahMU, hamba berdoa untuk pendengar sekalian, di dalam Nama Yesus, mereka yg sakit, mereka yg berbeban berat dan mengalami masa-masa yg sukar, biarlah kami belajar dari doa Yesus ini, bukanlah kehendakku yg jadi, tetapi kehendakMUlah yg jadi. Di dalam Nama Yesus kami berdoa, amin!

No comments: