Sunday, January 16, 2011

172. Kubur Yesus dijaga - Matius 27:62-66

Nah, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, kalau kita bicara rumah dijaga itu biasa. Kalau kita bicara orang penting dijaga, itu biasa. Tetapi, kalau kita bicara bahwa kubur dijaga, itu adalah sesuatu yg kita tidak mengerti, kenapa? Karena, kubur adalah tempat orang mati. Dan kalau orang sudah mati, apanya lagi yg perlu dijaga, kecuali orang yg mati itu membawa berlian, atau matinya dengan kasus-kasus tertentu. Tetapi, kubur Yesus dijaga, karena sebelumnya sudah dikatakan bahwa IA akan bangkit.

Dan, kalaulah Yesus tidak bangkit, jangan-jangan murid-murid Yesus yg disuruhnya untuk mencuri mayat Yesus. Dan untuk mencegah semuanya itu, lalu apa yg mereka perbuat? Mereka membuatnya dengan 2 penjagaan. Penjagaan yg pertama: mereka taruh batu yg besar, tujuannya apa? Kalaupun Yesus bangkit, maka Yesus tidak dapat keluar, karena ditutup oleh batu tersebut. Yang kedua, mereka tempatkan para penjaga. Tujuannya apa? Supaya apabila murid-murid Yesus datang untuk mengambil mayat Yesus, maka mereka tidak akan berani, karena adanya para penjaga. Sehingga bila kubur Yesus dijaga, maka mereka dapat dengan tenang berkata,"oh...Yesus tidak dapat menampakkan diri lagi." Karena mereka sudah buat kepastian bahwa apapun alasannya, Yesus tidak dapat keluar dari kuburnya. Itulah yg akan kita pelajari hari ini, Matius 27:

62Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, 63dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata:Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. 64Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." 65Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya." 66Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.

Nah, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, orang menjaga kubur Yesus, agar Yesus tidak bangkit. Ada bebeapa pelajaran penting dari ayat-ayat di atas:

1. Karena kubur Yesus dijaga, ini justru membuat mujijat menjadi lebih besar lagi
Justru ketika kubur Yesus tidak dijaga, ini akan menghasilkan cerita yg aneh-aneh, oh...karena kuburnya tidak dijaga, maka murid-murid Yesuslah yg mengambil mayatNYA. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, kalaulah ada orang yg merancangkan sesuatu yg jahat bagi saudara dengan tujuan untuk menekan saudara, hanya untuk membuat saudara makin terpuruk, dan tidak bisa bangkit, hanya membuat saudara tidak bisa meraih kemenangan dan kesuksesan. Saya mau beritahu saudara, berarti Allah sedang mempersiapkan mujijat yg lebih besar lagi.

Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, dimana ada tekanan, di situ ada mujijat yg lebih besar lagi. Nah, inilah yg terjadi dengan Yesus, mereka merancangkan rencana yg jahat dengan rencana yg begitu rapi. Dengan berpikir, seandainya betul Yesus bangkit, Ia tidak dapat keluar, karena ada batu. Mereka mungkin akan tertawa karena ada orang yg mengetuk-ngetuk dari dalam dan berkata,"tolong,..tolong,....saya bangkit! Dan mereka pasti akan membiarkan Yesus mati di dalamnya. Dan, kalaupun murid-muridNYA datang, maka mereka pasti juga tidak akan bisa, karena adanya para penjaga.

Dan kadang kala itulah yg terjadi dengan kita, kita dipojokkan dengan sebegitu rupa, sehingga kita engga bisa berbuat apa-apa lagi. Secara akal kita berpikir, lho...bagaimana kita bisa keluar dari masalah ini, bagaimana kita bisa keluar menghadapi tantangan seperti ini. Orang dunia bisa saja merekayasa, sampai saudara berada di sudut sehingga saudara sampai engga bisa buat apa-apa lagi dan engga bisa lari kemana-mana. Tetapi saya mau beritahu bahwa ketika kita tidak memiliki jalan keluar lagi justru Allah sedang mempersiapkan mujijat yg lebih besar lagi buat kita. Berarti Allah sedang mempersiapkan KuasaNYA yg besar dan dahsyat untuk kita!

2. Apapun yg orang perbuat untuk melawan Allah pasti akan dipermalukan
Tahukah saudara bahwa serapi apapun orang merancang, tetapi tujuannya untuk menyerang Kristus dan orang percaya/anak-anak Tuhan. Maka, apapun yg dikerjakannya akan dipermalukan. Saudara bisa bayangkan, betapa malunya tentara-tentara Romawi, Imam-imam Kepala dan orang-orang Farisi ketika mereka mengetahui semuanya ini. Bahwa sebetulnya Yesus benar bangkit. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, orang-orang pasti akan berkata,"katanya udah dijaga...."

Tahukah saudaraku bahwa seringkali orang Kristen ditekan di dunia kerja, sehingga ia engga bisa sukses dalam karirnya, gereja-gereja Tuhan dibakar. Tetapi, saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, apapun yg dikerjakan manusia untuk menyerang Kristus dan anak-anak Tuhan, pasti suatu saat akan dipermalukan. Oleh karena itulah saya bilang,"janganlah balas sesuatu yg jahat dengan yg jahat." Sebagai orang percaya, janganlah bingung dan panik, dan berontak serta mengeluh,"kapan semuanya ini akan selesai Tuhan?" Apapun tekanan yg saudara hadapi,tetaplah teguh dalam iman! Janganlah engkau goyah, tetaplah engkau setia di dalam Yesus. Karena orang yg mencoba menyerang Yesus, maka ia pasti akan dipermalukan.

3, Tidak ada seorangpun yg dapat menghalangi rencana Allah
Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, Pilatus dengan segala kuasaNYA, orang-orang Yahudi dengan segala rencananya bersatu padu dengan 1 tujuan, yaitu bagaimana caranya agar yesus tidak bangkit dan tidak dapat keluar dari kubur. Mereka ingin melihat, bagaimana kematian Yesus merupakan akhir dari pelayanan Yesus. Hari ini, saya mau ingatkan bahwa tidak ada yg dapat menghalangi rencana Allah. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, saya kembali ingatkan bahwa orang percaya harus tetap dekat dan bergantung kepada Tuhan.

Karena, rencana Allah tidak dapat digagalkan oleh siapapun. Rencana Allah tidak dapat dihalangi oleh siapapun. Allah tetap mengerjakan rencananya. Saudaraku yg kekasih dalam Tuhan, orang-orang tidak percaya mungkin mencoba menahan laju perkabaran injil. Orang-orang dunia boleh memanfaatkan kedudukan politik dan kekayaan yg mereka miliki untuk menghambat perkabaran injil, dan menghambat pendirian rumah Allah. Tetapi sekali lagi saya ingatkan, berjalanlah dengan iman sebagai orang percaya. Berjalanlah dengan tenang dan syukur sebagai orang percaya, karena kenapa? Karena, tidak ada yg dapat menghalangi rencana Allah. Kita tetap perlu maju, karena Allah yg tetap mengasihi kita, haleluya, amin!

Doa:
Bapa, kami berdoa di dalam Nama Yesus. Setiap kami yg menghadapi tekanan dan tantangan, dan ada orang-orang yg merasa kehidupannya ditekan dan ditindas. Saya berdoa, di dalam Nama Yesus orang benar tidak akan dipermalukan, tidak ada yg dapat menghalangi rencana Allah. Apapun yg Allah kerjakan pasti akan terjadi. Kami perlu setia dan sepenuhnya bergantung dan bersandar sama Tuhan, haleluya, amin!

1 comment:

2KISx22 said...

Barnabas 218:1-3
1. kemudian pulanglah masing2 ke rumahnya.

2. Sedang yg menulis ini bersama Yahya, Yakub dan saudaranya dan ibunya Jesus pergi ke Nazaret.

3. Adapun para murid *)yg tidak takut kpd Allah, maka mereka pergi malam2 lalu mencuri tubuh Yudas (penghianat Jesus yg diserupakan Wajahnya seperti Jesus oleh Allah) dan disembunyikannya kemudian disiarkannya oleh mereka bahwa Jesus telah bangkit kembali.

*). Mat.27:62-66