Sunday, July 12, 2009

98. Kenapa kita tidak perlu takut - Matius 14:22-33

22Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-muridNya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. 23Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. 24Perahu murid-muridNya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. 25Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. 26Ketika murid-muridNya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut. 27Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" 28Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."29Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. 30Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak:"Tuhan, tolonglah aku!" 31Segera Yesus mengulurkan tanganNya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" 32Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah. 33Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya:"Sesungguhnya Engkau adalah Anak Allah."

Saudaraku yg kekasih di dalam Tuhan, ayat di atas sepertinya menggambarkan perintah yg kesannya biasa, tetapi kalau kita renungkan baik-baik, kesannya merupakan suatu perintah yg berat yg Tuhan tuntut dari murid-muridnya. Kalimat apakah yg saudara tuntut? Badai sedang mengamuk saat itu, jam 3 pagi, kegelapan masih meliputi daerah itu, tidak ada pertolongan buat mereka, dan tiba-tiba sementara perahu itu goncang, sementara gelombang sedang naik tinggi.Tiba-tiba Yesus mendatangi mereka dan berkata kepada mereka "Jangan takut."

Saudaraku yg kekasih di dalam Tuhan, kalimat ini adalah kalimat yg buat sebagian orang biasa merupakan kalimat yg sangat sukar untuk dilaksanakan. Kita dengar Firman Allah yg berkata "Hormatilah orang tuamu", kita akan berkata "Iya", itu penting! Kemudian ada Firman Allah yg berkata "Hendaklah kamu hidup di dalam kekudusan", kita akan berkata "Iya", itu penting, sebab kalau saya tidak hidup di dalam kekudusan, rumah tangga saya akan kacau dan berantakan! Jika Alkitab berkata "Jangan membunuh, maka kita akan berkata "betul", karena tindakan itu akan membawa saya ke penjara! Tetapi, waktu Firman Allah berkata "Jangan takut, mungkin sebagian kita akan berkata "Aduh, manusia mana sih yg engga akan pernah takut! Mungkin saudara akan berkata "Betul, saya percaya Tuhan, betul saya pergi ke gereja, betul saya baca Alkitab. Tapi, saya kan manusia biasa, bagaimana sih saya engga takut! Tetapi, Firman Tuhan ini jelas sekali berkata "Janganlah takut, mungkin saudara berkata "Kenapa saya tidak boleh takut, saya kan hanya manusia biasa?"

Ada beberapa hal yg patut kita pelajari, kenapa kita engga perlu takut:

1. Karena Yesus yang memerintahkanNya
Yesus berkata kepada murid-muridNya "Pergilah ke seberang!" Dan kalau Yesus berkata pergilah ke seberang, itu berarti mereka akan tiba di seberang. Kenapa? Karena, Firman Allah itu pasti, karena Firman Allah itu akan menjadi kenyataan, karena Firman Allah itu tidak pernah berdusta. Itu berarti Yesus akan membuktikanNya, Yesus akan menyertai mereka sampai mereka tiba di seberang.
Jika Alkitab berkata "Aku Tuhan yg menyertai Engkau, bahkan sampai masa putih rambutmupun, Aku akan menggendong engkau!" Dia yg berkata "Oleh bilur-bilurNya kamu akan disembuhkan!"

Apalagi yg kita perlu takut? Mungkin saudara berkata"Kondisi rumah tangga saya berat sekali!" Atau saudara berkata "Situasi masa muda yg saya hadapi begitu susah sekali.
Alkitab berkata"Jika Yesus memerintahkan saya berjalan denganNYA dan hidup menurut kehendakNYA, maka kalau saya hidup menurut kehendakNYA, maka Tuhan akan bela saya. Tetapi, mungkin saudara berkata "Saya sedang hidup tidak menurut jalan Tuhan. Atau saudara berkata "Saya sedang hidup dalam dosa, itu sebabnya keadaannya menjadi berat." Tetapi, persoalannya adalah jika saudara tahu bahwa saudara hidup di dalam dosa. Alkitab berkata "Kalau kamu mengaku dosamu, Allah itu setia dan adil."

Berarti, apa yg saudara buat untuk dapat hidup di dalam jalan Tuhan, adalah "Mengaku dosamu!" Kembali ke jalan Tuhan dan tinggalkan dosamu, karena dosa itu menghancurkan engkau, dosa itu merusak hubungan Engkau dengan Allah, dosa akan menghancurkan kehidupan rumah tanggamu, dosa akan merusak masa mudamu, dosa akan menghancurkan karirmu. Saudara kembali kepada jalan yg diperintahkan kepada Tuhan, bertobat mengakui dosamu dan percaya dan merendahkan dirimu di hadapan Tuhan. Dan Tuhan, akan kembali membuktikan mujijatNya, maka engkau tidak perlu takut lagi! Karena, mungkin sekarang setan akan berbisik "Dosamu terlalu banyak, sehingga engkau mungkin tidak bisa diampuni." Tetapi Tuhan akan terus berkata "Jika engkau mengakui dosamu, maka dosamu akan diampuni, karena Tuhan adalah Allah yang setia dan adil."
"Percayalah Tuhan yg memerintahkan, Tuhan pasti akan bertanggung jawab."

2. Ia berdoa dan mendoakan
Alkitab berkata pada ayat yg ke 23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. Kenapa kita tidak perlu takut, karena Yesus berdoa dan mendoakan kita. Bahkan Alkitab berkata Yesus duduk di sebelah kanan Allah dan berdoa untuk kita. Saudaraku yg kekasih di dalam Tuhan, jika saja murid-muridNYA menyadari bahwa Yesus pergi seorang diri untuk berdoa dan mendoakan, kenapa kita perlu takut? Karena, selalu saya bilang "Selama saudara masih bisa berdoa, berarti masih ada mujizat, persoalannya kenapa kita engga bisa berdoa? Petrus berkata "Kuasai dirimu, sehingga kamu bisa berdoa!" Karena di tengah situasi yg genting sekalipun, kita masih bisa berdoa dan percaya bahwa mujizat masih bisa terjadi. Bukankah Daniel bercerita buat kita, bahwa Raja memerintahkan seluruh Kerajaan itu untuk tidak berdoa lagi, tetapi Daniel tetap berdoa, kenapa? Karena, doa merupakan kepastian dan kemenangan.

Mungkin saudara berkata "situasi rumah tangga saya buruk, keadaan ekonomi saya kacau."Masihkah saudara bisa berdoa? Sebab selama saudara masih bisa berdoa, saudara masih akan dapat melihat mujizat, selama saudara masih bisa berdoa, saudara masih dapat melihat kemenangan. Mungkin keadaan saudara begitu buruk, "anak saya terbaring di ICU / suami saya sedang bergumul berat dengan penyakitnya." Tetapi, selama anda masih bisa berdoa, harap kepada Tuhan, mujizat masih bisa akan terjadi buat saudara.
Kita tidak perlu takut, karena Bapa yg memerintahkannya, Yesus yg memerintahkannya.

3. Karena Yesus datang pada saat yg tepat
Untuk sebagian orang bisa saja Ia terlambat dan bisa saja apa yg terjadi pada Lazarus yg telah mati 2 hari. Tetapi, Yesus punya saat yg tepat. Ia tidak pernah terlambat. Kita selalu berpikir bahwa Tuhan akan bekerja sesuai dengan jadwal waktunya kita. Tetapi Allah akan berbuat sesuai dengan jadwal waktunya Allah. Dan jadwal waktunya Allah itu tepat pada waktunya. Dan, pada waktu Allah datang, ia akan bentuk kita, sehingga hidup kita layak di hadapan Tuhan, agar kita lebih sabar lagi terhadap Tuhan, sehingga saat kita berjumpa dengan Tuhan, kita tidak memiliki hati yg bercacat di hadapanNYA.

4. Karena takut adalah bukti bahwa kita kurang percaya
Yesus berkata kepada Petrus pada ayat yg ke 31 Segera Yesus mengulurkan tanganNya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
Berarti waktu kita percaya, kita engga perlu takut lagi. Oleh karena itu kita perlu percaya kepada Yesus. Kita engga perlu takut, karena kita itu anakNYA. Seringkali kita engga percaya, karena sering kali kita lebih mendengar kepada manusia daripada kepada Allah. Kita lebih sering melihat kepada situasi daripada kepada Janji-janji Allah. KIta lebih melihat kepada keadaan daripada Firman yg telah dituliskan. Paulus berkata "Hidup yg kujalani sekarang lebih daripada hidup karena melihat, tetapi hidup karena percaya."

Bukan kebetulan saudara membaca dan mengikuti program ini. Mungkin saudara sedang takut, mungkin saudara sedang cemas. Yesus datang kepada kita, IA yg mau mendekat kepada kita. Dia memerintahkan kita untuk berdoa dan menjawab doa kita. Ia datang pada saat yg tepat, sehingga kita tidak perlu takut, karena takut membuktikan kita kurang percaya. Kita percaya, sehingga kita dapat berkata "Bagi Allah, tidak ada perkara yg mustahil."

Doa:
Tuhan, mungkin kami orang yg gampang cemas dan takut. Tapi, hamba percaya Tuhan akan melakukan mujizat yg luar biasa di dalam hidup kami. Di dalam Nama Yesus, bebaskan kami dari segala kecemasan dan ketakutan, sehingga kami mengerti, bila kami percaya kepada Tuhan, maka kami tidak perlu takut lagi. Sebab kami berjalan bersama Yesus, kami tahu bahwa kami masih bisa berdoa, Engkau datang di saat yg tepat untuk mengubah hidup kami, sehingga kami berkenan di hadapanmu. Kami serahkan hidup kami ke dalam tangan Engkau dan percaya bahwa mujizat terjadi di dalam hidup kami. Kami percaya sukacita dan kekuatan baru akan diperoleh dalam hidup kami, di dalam nama Yesus kami berdoa, Amin!

1 comment:

Hendri Yunus Pinem said...

Oke ....mantap atas ulasannya, tetap semangat dlm pelayanan.