Wednesday, March 11, 2009

79. Kesembuhan - Matius 12:9-15a

9Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka. 10Di situ ada seorang yg mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari sabat? Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia. 11Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya? 12Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat." 13Lalu kata Yesus kepada orang itu: Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain. 14Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. 15aTetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.

Dalam program ini kita secara khusus berbicara tentang kesembuhan. Karena sampai hari ini masih ada perdebatan di dalam gereja apakah Yesus masih menyembuhkan? Bahkan kadang kala tidak sedikit pandangan yang menyingkirkan dan mendiskreditkan, dan menganggap fanatik orang-orang yg berdoa untuk kesembuhan/orang-orang yg berharap pada mujijat kesembuhan. Memang kekristenan bukan hanya mengajarkan akan kesembuhan. Kesembuhan adalah salah 1 paket dalam bagian dari keselamatan yg Allah berikan. Karena intinya, bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan. Tetapi di dalam keselamatan itu ada damai, ada sukacita, ada kemenangan, ada berkat dan jawaban doa. Dan di dalamnya juga ada kesembuhan. Sehingga kesembuhan bukan satu-satunya sasaran kenapa kita mengiringi Tuhan. Kita iring Tuhan, kita percaya Yesus, karena di luar Kristus semua orang akan masuk ke dalam neraka.

Jadi, apakah saudara setuju atau tidak setuju, menerima atau menolak. Tidak perlu tahu kalau engkau memberkati atau mengutuk. Karena alkitab berkata di bawah kolong langit ini, tidak ada nama lain yg olehnya manusia boleh selamat, kecuali di dalam nama Yesus. Berarti orang mencari Yesus ketika dia peduli, ketika dia ingin diselamatkan. Tetapi, sekali lagi di dalam paket keselamatan itu ada bagian yg dinamakan kesembuhan. Sehingga, saudara tidak perlu takut untuk berdoa dan mengharapkan kesembuhan. Saudara tidak perlu dengarkan orang2 yg bilang bahwa hal itu merupakan suatu yg fanatik sekali/sesat. Tetapi kita belajar di sini bahwa masalah kesembuhan sudah diperdebatkan lama sekali dan terjadi sejak jaman Yesus melayani.

Dan khususnya Orang-orang pada waktu itu mempermasalahkan kesembuhan pada hari Sabat. Tetapi Yesus berkata "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya? Berarti alasan Yesus menyembuhkan adalah untuk:

1. melepaskan seseorang dari jerat atau perangkap.
Mungkin saudara berkata jerat dan perangkap siapa? Bisa terjadi setan yg menaruh jerat dan perangkap ini. Dengan apa?

1.Setan bisa memberi penyakit
Ada banyak kita jumpai dokter memeriksa dengan teliti, tetapi ternyata tidak ada yg salah, tidak ada yg engga beres. Tetapi apa yg terjadi? Menurut analisa dokter, orang tersebut tidak bermasalah, tetapi orang tersebut meraskan sakit tersebut, mengapa? Orang berpikir ah mungkin dia disantet, tetapi dengar baik! Setan dapat mengakibatkan penyakit.

2. Dosa dapat mengakibatkan penyakit
Dosa bisa mengakibatkan penyakit. Orang yg suka menipu istri/berselingkuh, lalu kemudian hatinya mulai gelisah, deg..degan dan berpacu 2x lipat. Dan apa yg terjadi? Kesehatannya menjadi tidak stabil, dan bisa terkena penyakit kelamin bahkan aids. Jadi, dosa dapat mengakibatkan penyakit.

3. Perangkap, karena kita tidak melakukan perintah/Firman Allah
Misal, kita tidak punya waktu untuk beristirahat dan kita makan seenaknya dan tidak ada aturannya. Tetapi Allah ingin melepaskan jerat/perangkap seperti ini.

Itulah sebabnya kesembuhan adalah alkitabiah dan merupakan bagian dari rencana Allah
Kesembuhan merupakan bagian dari berkat Allah yg sempurna bagi anak-anaknya.
Itulah sebabnya Yesus mengambil ilustrasi melalui gambaran tersebut.

2. Dasar dari kesmbuhan adalah karena manusia berharga di mata Tuhan
Ayat 12 dari Matius ini berkata Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."Jadi, dasar dari kesembuhan adalah karena manusia berharga, dan penyakit yg membuat manusia menderita. Allah tidak tahan melihat manusia menderita, Allah mengulurkan tangannya, Allah mengerjakan mujijat. Itu sebabnya Allah berjanji oleh bilur-bilur Kristus, Allah menyembuhkan. Karena penyakit mengganggu kebebasan, penyakit mengganggu masa depan seseorang, penyakit bisa menekan seseorang, membuat seseorang menjadi minder dan membuat semangat seseorang patah. Tetapi, Yesus siap mengulurkan tangannya.

Saat orang kusta bertemu dengan Yesus, orang kusta itu berkata "Tuan, jika tuan mau tuan dapat mentahirkan aku. Yesus tidak bertanya lagi, berapa lama ia sakit? Yesus tidak bertanya lagi sudah berapa parah keadaanmu? Yesus mengulurkan tanganNYA dan menjamah orang kusta itu. Dan berkata, Aku mau sembuhkan. Kenapa Allah ingin kesembuhan? Karena manusia itu berharga di pandanganNYA.

3. Kesembuhan dari Allah tidak dapat ditunda
Allah tidak menunda-nunda kesembuhan. Alkitab berkata "Sesuai dengan imanmu, jadi padamu. Alkitab berkata wanita yg pendarahan 12 tahun menjamah jubah Yesus. Dan alkitab berkata "Asal aku menjamah jubahnya, aku sembuh!" Alkitab berkata "seketika itu juga wanita itu sembuh." Alkitab tidak berkata seminggu kemudian, atau 2 bulan kemudian atau setahun kemudian. Jadi kesembuhan dari Allah, Allah tidak mau menunda. Seorang percaya pada saat seorang menerima, pada saat seorang menantikan, pada saat seorang imannya dibangkitkan, saat itu juga bagi Yesus terlalu mudah, dan tidak perlu ditunda sampai keesokan harinya. Kenapa, Yesus tidak menyembuhkan keesokan harinya, tetapi pada hari sabat?

Saya percaya orang Farisi tidak akan mempersoalkan hal tersebut. Seandainya Yesus mau tunda 1 hari saja, karena penyakitnya tidak terlalu parah, tetapi hanya lumpuh sebelah tangannya. Seandainya Yesus menurut kita bisa lebih berhikmat sedikit, dan menunda sampai satu hari lagi, mungkin keadaannya tidak semakin buruk, dimana semua orang berencana untuk membunuh Yesus. Tetapi sekali lagi, Kesembuhan dari Allah tidak dapat Allah tunda. Allah mengerjakan kesembuhan secepat mujijat itu terjadi. Pada saat seorang beriman, pada saat seorang menantikan, pada saat imannya dijumpai Allah benar, maka apa yg terjadi? Allah melimpahkan kuasanya.

4. Orang yg tidak percaya, selalu mempersoalkan kesembuhan
Ayat ke 14 dikatakan Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Sampai hari ini, masih saja ada orang yg mempersoalkan kesembuhan. Masih saja ada orang yg jika dengar ada seseorang bersaksi bahwa ia telah disembuhkan oleh Tuhan, tetapi ada orang yg berkata "hati-hati, itu mungkin dari setan!" Saudaraku, orang yg tidak percaya selalu mempersoalkan kesembuhan. Karena kesembuhan adalah rencana Allah, dan Allah ingin memproklamasikannya melalui kesembuhan. Kadang kala persoalannya kita lebih percaya dukun dapat membuat mujijat lebih daripada Allah. Tetapi, saya percaya bahwa Allah kita adalah Allah yg hebat, Allah yg luar biasa.

Dan orang yg percaya akan berkata "Bapa, saya percaya bahwa oleh bilur-bilur Kristus saya akan disembuhkan!" Saudaraku, bila ada di antara kita yg sakit, harapkan kesembuhan yg dari Tuhan, saudara yg mungkin kenal dengan seseorang yg sakit, beritahu dia bahwa oleh bilur-bilur Yesus dapat disembuhkan. Kita punya Allah yg gagah perkasa, Dia tidak berubah dulu, kemarin, hari ini sampai selama-lamanya. Kita datang kepada Yesus, hanya bukan untuk kesembuhan, tetapi kita datang pada Yesus untuk keselamatan, tetapi kita juga akan meraih kesembuhan. Karena sekali lagi, Allah kita adalah Allah yg menyembuhkan.

Tumpangkanlah tangan saudara pada bagian yg sakit, dan mulai berdoa "Bapa, di dalam nama Yesus biarlah engkau curahkan mujijat dan jamahanMU, biarlah kuasa mengalir dan kuasa kesembuhan terjadi dan menerima pertolongan Tuhan pada waktunya!

Saturday, February 28, 2009

78. Hari Sabat - Matius 12:1-8

1.Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-muridNYA memetik bulir gandum dan memakannya. 2Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-NYA:"Lihatlah, murid-muridMU berbuat sesuatu yg tidak diperbolehkan pada hari Sabat. Tetapi jawab Yesus kepada mereka:"Tidakkah kamu baca apa yg dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yg mengikutinya lapar. 4Bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yg tidak boleh dimakan baik olehnya maupun oleh mereka yg mengikutinya, kecuali oleh imam-imam? 5Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah? 6Aku berkata kepadamu: Di sini ada yg melebihi Bait Allah. 7Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yg tidak bersalah. 8Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.

Hari Sabat adalah hari yg dikhususkan oleh Tuhan bagi setiap orang percaya. Hari Sabat dimulai dari Allah sendiri, bagaimana Allah mempunyai Sabat. Sabat sering diperdebatkan oleh banyak orang. Itu sebabnya Yesus berkata "Anak manusia adalah Tuhan atas hari Sabat." Karena arti dari kata Sabat, adalah: istirahat. Karena Allah sudah melihat manusia, bahwa manusia akan jatuh akan kerja keras. Karena, manusia telah dikutuk untuk bekerja keras. Manusia mencoba untuk menegakkan/memulihkan harga dirinya, martabatnya, harkatnya dan haknya, dengan apa? Dengan kerja kerasnya.

Kita telah melihat cerita tentang Nimrod yg mencoba untuk membangun menara babel. Dengan segala upaya dan caranya, agar menaranya dapat mencapai langit. Tetapi Tuhan mulai menjatuhkan hukuman atas babel. Dari sini, kita dapat melihat bahwa manusia mencoba untuk mengembalikan hak, harkat dan martabatnya dengan kerja keras. Itu sebabnya, Allah memperingatkannya dengan memberikan hari Sabat. Itulah sebabnya Firman Tuhan juga berkata "Tuhan memberkati orang yg dikasihinya pada waktu tidur. Ada banyak orang yg duduk-duduk sampai jauh malam, tetapi tidak mendapat apa-apa. Ada banyak orang yg karena kerja, kerja dan kerja yg akhirnya mungkin ia mencapai prestasi tertentu, dan mencapai puncaknya. Tetapi, apa yg terjadi? Kesehatannya hancur. Atau ada yg mencapai puncak prestasi tertentu, tetapi rumah tangganya hancur. Inilah yg alkitab ingin jelaskan mengenai hari sabat.

Ada beberapa hal penting mengenai hari sabat:

1. Hari sabat adalah hari berkat
Hari sabat diciptakan sebagai hari berkat, bukan hukuman. Agar kita semua dapat kembali mengingat dan menikmati semua yg kita dapat dari Tuhan. Agar kita semua juga dapat kembali bersyukur atas kasih setianya. Kembali kita boleh merencanakan minggu yg akan datang di dalam hidup kita, sehingga kita tidak bekerja seperti mesin yg hanya diprogram dan berjalan sejadi-jadinya. Tetapi, kita adalah manusia yg harus kembali melihat syukur bagi Allah untuk setiap Karyanya. Tetapi, kita adalah manusia yg sekaligus melihat kembali, apa yg saya dapat buat untuk hal-hal yg akan datang/apa yg dapat saya rancangkan/rencanakan.

Bukankah Yesus berkata, bila seseorang maju perang atau ingin membangun, tidakkah seseorang duduk dan menghitung-hitung terlebih dahulu.Karena, ada banyak orang yg tidak pernah menyerahkan rencananya kepada tangan Allah, mengapa? Karena dia tidak punya sabat/hari istirahat, dan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan, atau ungkapkan ucapan syukur kepada Tuhan. Walaupun dia berdoa, dia hanya marah kepada Tuhan dan bilang, kenapa rumah tangga saya seperti ini? Kenapa doa saya masih belum didengar? Kenapa masalah saya masih belum selesai-selesai, kenapa doa saya masih belum dijawab hingga hari ini.

Tetapi, hari ini kita diingatkan, kalau bukan karena Tuhan, semuanya sia-sia. Daud berkata, walaupun orang boleh bekerja, tetapi jika bukan Tuhan yg membangun rumah, maka sia-sialah usaha orang yg membangunnya. Orang boleh mengawal 1 kota, tetapi jika bukan Tuhan yg mengawal 1 kota, maka sia-sialah pengawal berjaga2. Mazmur 127:1-2
Hari Sabat itu adalah hari dimana seorang menikmati berkat Tuhan, tetapi sekaligus menaruh rancangan di depannya ke dalam tangan Tuhan, sehingga hari Sabat, bukanlah hari kutukan/hukuman dimana saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi.

2. Hari Sabat adalah hari untuk beristirahat
Hari untuk mempersembahkan diri kepada Allah, hari untuk mengenal Dia dan untuk bersatu dengan keluarga. Mengapa bersatu dengan Keluarga? Karena, rumah tangga adalah bagian dari rencana/rancangan Allah. Kejadian dimulai dengan Allah yg memulai dengan sebuah keluarga. Kitab wahyu diakhiri dengan sebuah peristiwa. Kristus datang sebagai mempelai laki-laki, dan menjemput gerejanya sebagai mempelai wanita. Berarti dalam hari Sabat, adalah hari bersatu dengan keluarga untuk kembali mengingat rancangan Allah dalam hidup manusia. Kembali mengingat bahwa keluarga adalah lembaga yg diciptakan Allah, untuk mengingat kembali bahwa keluarga adalah bagian dari Sorga yg ada di muka bumi.

Saat, dimana suami kembali dapat mengingat kasihnya bersama dengan istri, saat dimana istri kembali bersama dengan suami. Saat dimana orang tua dapat kembali bersama-sama dengan anak-anaknya, dan ada suasana yg manis. Tetapi, budaya kerja di jaman ini telah menghilangkan suasana yg manis di dalam rumah tangga. Seorang Bapa biasanya lebih memegang janji kepada rekan bisnisnya, Papa biasanya lebih memegang janji kepada teman-teman lamanya. Tetapi, janji papa kepada anaknya begitu mudah untuk dibatalkan. Dengan alasan, papa ketemu teman lama, dan ikut suatu acara, jadi sorry. Seringkali papa begitu cepat marah dengan anaknya, "Kamu harus ngerti dong, papa kan sibuk!

Saudaraku, hari Sabat adalah hari untuk beristirahat, mempersembahkan diri kepada Allah, mengenal Dia dan bersatu kembali dengan keluarga. Kita belajar kembali bahwa hari Sabat adalah sebuah peringatan bahwa sebelum Allah menguduskan dan memberkati, tidak ada satupun yg berarti. Bukankah Allah menciptakan segala sesuatunya indah dan baik. Bahkan ketika manusia diciptakan Allah berkata"Sungguh amat baik." Tetapi, tetap belum berarti banyak, tetap belum berfungsi banyak/bisa berjalan sebagaimana adanya. Allah menguduksan dan memberkati, sehingga kita perlu Hari Sabat, hari dimana kita beristirahat dengan Tuhan.

Hari, dimana setiap orang bersama dengan Allah. Bagi setiap orang, hari sabat adalah hari sabtunya atau hari Minggunya. Persoalannya adalah bukan nama harinya, yg penting adalah Sabatnya, istirahatnya, dekat dengan Allahnya dan mengingat betapa Allah menguduskan dan memberkati. Karir maupun prestasi anda boleh hebat, tetapi tidak ada sesuatupun yg berarti.
Milikilah Sabat/waktu dengan Allah. Kalau, karena kesibukan anda, anda sudah lama tidak pergi ke gereja. Saudara harus kembali ke gereja, ke gereja manapun itu bukanlah persoalan. Tetapi, saudara harus kembali mencari Tuhan dan mendapatkanNYA. Mungkin saudara sudah terlalu sibuk dan tidak memiliki waktu lagi, karena saudara menganggap tidak penting waktu bersama dengan anak-anak, tidak penting memberi waktu untuk suami/istri.

Dalam Kasih Kristus, kita kembali diingatkan, hari Sabat adalah hari berkat, hari untuk istirahat/ hari peringatan. Bahwa Allah kita adalah segala-galanya, karena darahnya yg tercurah di kayu salib menyucikan, membenarkan dan menguduskan kita sehingga kita dapat hidup di dalam kemenangan.

Friday, February 27, 2009

77.Di balik ucapan syukur Yesus - Matius 11:25-30

25Pada waktu itu berkatalah Yesus:"Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26Ya Bapa, itulah yg berkenan kepada-MU. 27Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh BapaKu dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yg kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 28Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29Pikullah kuk yg Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30Sebab kuk yg kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Ayat-ayat di atas khususnya ayat 28, merupakan ayat yg sangat populer dalam kehidupan kekristenan kita. Karena saya percaya hampir semua orang Kristen menghafal ayat ini, karena bunyinya yg begitu indah, menyentuh dan memberi kekuatan. Karena katanya "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
Yang menarik dari ayat-ayat di atas adalah ketika Yesus berkata "Aku bersyukur kepada-Mu Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Kita sekarang melihat kenapa Yesus menaikkan syukur? Apakah ada sesuatu dibalik ucapan syukur ini?

Karena, banyak perkara yg olehnya Yesus mengucap syukur kepada Bapa:

1. Karena orang kecil dan orang hina masuk dalam target pernyataan Allah
Kita ingat waktu Yesus masuk ke kota Nain, di situ ada seseorang yg diusung ke luar kota Nain. Ibu ini sudah janda dan anaknya mati. Orang yg mati, berarti sudah ditolak dari rumah sakit. Berarti, sekarang tidak ada lagi harapan untuk dia. Tapi, ketika Yesus menjumpai ibu itu, Yesus berkata "Ibu jangan menangis." Orang yg sudah tersingkir, orang yg sudah tidak ada harapan, justru Yesus beri harapan. Waktu Yesus masuk kota perbatasan antara Samaria dan Galiliea, Yesus menjumpai ada orang kusta di sana. Orang kusta pada jaman itu adalah orang yg sudah disingkirkan, dibuang dan sudah tidak dapat diterima lagi oleh masyarakat.

Tetapi, apa yg terjadi? Yesus justru menyembuhkannya. Alkitab mencatat, bagaimana seorang wanita tertangkap basah berbuat zinah. Dan banyak orang membawanya kepada Yesus, dan menurut hukum Musa, dia harus dilempar batu sampai mati. Tetapi, waktu Yesus menjumpai wanita itu, inilah yg Yesus katakan"Barang siapa yg tidak berbuat dosa, lemparkanlah batu kepada wanita ini terlebih dahulu." Kita begitu mudah menghakimi dan berkata kepada orang lain"Dia bersalah, dia berdosa, dia harus dihukum, dia harus dinyatakan kesalahannya/diskors." Dan berbagai kesalahan lainnya yg sering kali kita ungkapkan. Tetapi Yesus berkata "barang siapa yg tidak pernah berbuat dosa, lemparlah batu duluan."

Sampai semua orang meninggalkan Yesus dan wanita itu. Dan Yesus berkata kepada wanita itu "Pulanglah, Akupun tidak menghukum kamu, dosamu sudah diampuni, jangan berbuat dosa lagi." Dari cerita-cerita ini kita dapat melihat, kenapa Yesus menaikkan ucapan syukur? Karena, orang kecil dan hina, orang yg tersingkir, orang yg dianggap sampah oleh masyarakat, dan suaranya tidak bisa didengar oleh keadaan dunia/sistem sosial/sistem politik ini. Biarlah kita mengingat kembali, bahwa mereka semua masuk dalam target pernyataan Allah. Itu sebabnya Kekristenan tidak kompromi dengan rasa minder, bahkan membiarkan rasa minder masuk dalam hati seseorang. Kenapa? Karena, bahkan orang yg kecil dan hina hidup dalam target pernyataan Allah. Tidak ada alasan bagi kita untuk kecil hati, atau merasa bahwa tidak ada orang yg peduli dengan kita.

Melalui pengajaran ini, kalaulah ada di antara kita yg mungkin adalah seorang yg jahat, orang yg melukai banyak orang, mungkin karena engkau hidup dalam dosa dan semua orang coba singkirkan engkau. Tapi, hari ini tangan Yesus terbuka bagi engkau, karena "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

2. Kuasa didapat tanpa syarat yg sukar
Kenapa Yesus menaikkan syukur, karena kuasa didapat tanpa syarat yg sukar. Saudaraku, setan itu adalah kuasa/satan is a power. Kenapa? Karena setan mencoba menundukan manusia, sehingga apa yg terjad? Manusia ingin berbuat baik, tetapi tidak bisa. Suami ingin berbuat baik untuk istrinya, tapi tidak mampu. Istri ingin berbuat baik, tapi tidak mampu. Anak muda ingin berbuat sesuatu yg baik dan hidup dalam kesucian, tetapi juga tidak mampu. Kenapa? Karena, setan yg dengan kuasanya terus mencoba menyeret dan menarik, sehingga kita dengan menggunakan kekuatan sendiri tidak akan sanggup. Tetapi, haleluya, kita tidak perlu berjuang dengan tanpa kepastian, tetapi kita berjuang dengan penuh kepastian, karena kuasa Allah adalah kuasa yg lebih.

Alkitab berkata, "Roh yg ada di dalammu lebih besar daripada Roh yg ada di dunia ini." Tetapi, banyak orang berpikir, bagaimana saya dapat kuasa? Mungkin ada yg berpikir, bahwa saya harus puasa 40 hari dan 40 malam, atau mungkin saya harus menjadi pendeta dulu untuk peroleh kuasa, atau mungkin saya harus melayani Tuhan terlebih dahulu/menjadi aktifis gereja untuk beroleh kuasa. Tetapi ayat yg ke-28 dikatakan Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Kuncinya hanya 1, yaitu mau datang kepada yesus. Sekali lagi, kuasa didapat tanpa syarat yg sukar. Tetapi, menyadari bahwa kita tidak dapat bertahan sendiri dan hanya menggunakan kekuatan kita sendiri/kepandaian kita sendiri. Tetapi kita datang kepada Dia dan menyerahkan semua kekuatiran kita kepada Dia. Tidak mengandalkan diri kita lagi, tapi punya keyakinan bahwa Jika Allah di pihak kita, maka kita cakap menanggung segala perkara.

3. Orang yg menerimanya akan memperoleh 3 perkara yg indah
Ingat ayat yg ke-28 berkata Aku akan memberi kelegaan kepadamu, ayat yg ke-29 berkata Pikullah kuk yg Kupasang dan belajarlah pada-Ku. Akan ada pelajaran-pelajaran indah yg kita dapat, dan selanjutnya dikatakan, karena Aku lemah lembut, rendah hati, sehingga jiwamu akan memperoleh ketenangan.

3 perkara indah itu adalah sebagai berikut:
1. kelegaan
Saudara sekalian, ada banyak orang yg berada di bawah ikatan di dalam hidupnya. Ada banyak orang yg merasa tertekan dan mengalami trauma dalam dirinya. Tidak bisa mengampuni, mengapa? Karena adanya trauma, tidak bisa melupakan sesuatu karena adanya trauma. Hidup di dalam mimpi-mimpi buruk, karena adanya trauma. Tetapi, ketika kita menerima Yesus, bukan hanya kita mendengar suatu kotbah, tetapi kita akan mengenal Dia. Asalkan kita mau membuka hati sehingga Allah akan masuk ke dalam hidup kita. Karena Firman Allah berjanji bahwa Engkau akan dibebaskan, dilepaskan, dan akan memperoleh kelegaan.

2. Pelajaran
Kita akan memperoleh pelajaran dari Allah agar kita dapat beroleh kemenangan dan memperoleh suka cita dalam hidup ini, dan memperoleh hidup yg sukses sesuai dengan kehendak Allah.

3. Ketenangan
Agar kita dapat beroleh ketenangan, bukan berarti bahwa kita tidak akan punya masalah. Tetapi, saat kita memiliki masalah sekalipun, kita akan tetap tenang, karena bersama dengan Yesus kita akan sanggup menanggung segala perkara.

Mungkin hari ini ada di antara kita yg hidup di dalam tekanan, dan merasa engkau kecil, hina dan tersingkir, atau mungkin hari-hari ini engkau membutuhkan kuasa dari Allah, sehingga hidup kekristenanmu maju dan memperoleh banyak mujijat dan ada pertumbuhan senantiasa. Engkau butuh kelegaan dari Allah. Biarlah engkau mau dididik lebih lagi, engkau butuh ketenangan daripadaNYA. Biarlah engkau mau membuka hati, karena Yesus mengasihi saudara. Biarkan Yesus masuk dan mau berdoa "Tuhan Yesus, Engkaulah Tuhan di dalam hidupku, aku mau menerima engkau sebagai Raja dan Juru SelamatKU, maka kita percaya bahwa Yesus akan menjadi Tuhan yg berkuasa di dalam hidup saudara."

Thursday, February 26, 2009

76. Mengalami mujizat (Matius 11:20-24)

20Lalu Yesus mengecam kota-kota yg tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizatNya:21"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yg telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. 22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. 23Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yg telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. 24Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."

Saudara yg kekasih dalam Tuhan, kalimat-kalimat di atas kalau dibaca ulang akan sangat mengerikan, karena bagi sebagian kita, kita jarang sekali mendengar pastor/pendeta yg membahas mengenai pokok ini. Mungkin sebagian dari kita tidak suka untuk membaca ayat-ayat di atas, saat kita membaca alkitab dan menemui bagian-bagian ini, kita akan melaluinya begitu saja.Mengapa? Kalau kita perhatikan, kesannya yg kita dapat adalah Yesus begitu kasar dan tajam sekali. Karena, Dia mulai mengutuk kota-kota tersebut. Itu adalah yg paling menakutkan.

Karena kita boleh jadi orang kaya, saudara boleh jadi orang berpengaruh di lingkungan saudara. Tetapi, jika Yesus mengutuk saudara, maka tidak ada jalan lain, tidak ada kebahagiaan dan kepastian lagi dan kemenangan lagi, mengapa? Jika kutuk sudah berlaku dalam hidup saudara, maka uang saudara tidak akan bisa menolong lagi, harta yg dimiliki tidak bisa tolong, teman-teman saudara tidak bisa tolong. Kita akan belajar hari ini, bagaimana Yesus mengecam kota-kota tersebut? Kita perlu untuk menggali pelajaran-pelajaran indah ini, supaya saat Yesus berbicara, bukanlah kecaman yg berlaku atas rumah tangga kita. Sehingga saat Yesus berbicara, maka akan ada pembicaraan berkat di dalam Rumah tangga kita. Ada 3 hal mengenai kecaman Yesus di sini:

1. Orang yg mengalami mujizat, tidak otomatis adalah orang yg sudah sungguh2 bertobat
Karena pada ayat yg ke-20 dikatakan Lalu Yesus mengecam kota-kota yg tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizatnya. Jangan saudara salah mengerti, bahwa kita tidak perlu lagi percaya dengan mujizat. Kita perlu percaya dengan mujizat, mengapa? Karena, Yesus Kristus Tuhan tidak berubah dulu, kemarin, hari ini dan sampai selama-lamanya. Kenapa kita perlu percaya dengan mujizat?

Karena, alkitab berkata "Mintalah, maka kepadamu akan diberi." Kenapa kita perlu percaya dengan mujizat, karena alkitab berkata, apapun kebutuhanmu, Allah akan mencukupi. Berarti, selama kita masih membutuhkan mujizat, mujizat akan pasti kita alami dalam kehidupan kita. Kita harus percaya bahwa mujizat masih terjadi, kita percaya bahwa mujizat dikerjakan oleh Kristus. Tetapi, sekali lagi Orang yg mengalami mujizat, tidak otomatis adalah orang yg sudah sungguh-sungguh bertobat, mengapa? Karena, kadang kala Yesus Kristus mengerjakan mujizat untuk memanggil seseorang ke dalam pertobatan. Yesus tahu jalan yg terbaik dan tidak menunggu seseorang sempurna terlebih dahulu, baru menerima mujizat. Coba kita melihat seorang wanita yg mengalami pendarahan, di situ tidak ada catatan/pembicaraan bahwa wanita itu sudah bertobat dan penuh dengan Roh Kudus.

Coba kita melihat seorang perempuan Samaria yg datang kepada Yesus, pada saat dia terima mujizat, tidak ada catatan/pembicaraan tertentu bahwa ia sudah penuh dengan Roh Kudus, bahkan dikatakan bahwa sebenarnya dia adalah wanita penzinah. Jadi, kadang kala Yesus menggunakan mujizat untuk memanggil seseorang untuk datang ke dalam pertobatan. Berarti, bila kita terima mujizat, janganlah kita menjadi sombong. Itu berati pada saat saudara melihat mujizat jangan juga suka menghakimi orang lain, dan berpikir bahwa kita sudah tidak perlu lagi belajar lebih jauh. Tetapi, semakin kita menerima mujizat, semakin kita menerima pengampunan dari Tuhan, maka kita seharusnya akan lebih punya banyak waktu bagi Tuhan. Dengan berdoa, membaca alkitab, menyanyikan lagu pujian bagi Tuhan. Karena, Yesus memakai mujizat untuk memanggil seseorang agar lebih dalam bersama Yesus di dalam pertobatannya, lebih dalam di dalam hidupnya bersama Kristus.

2. Yesus menuntut pernyataan dan pengalaman yg seorang sudah terima daripadaNYA
Itulah sebabnya Yesus marah kepada Korazim, dikatakan celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon (ke-2 kota tersebut adalah kota-kota kafir) terjadi mujizat-mujizat yg telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Jadi, Yesus menuntut pernyataan dan pengalaman yg seorang sudah terima daripadaNYA. Alkitab berkata "Kepada yg diberi banyak akan dituntut banyak." Janganlah saudara menjadi sombong dengan semua berkat yg telah Tuhan berikan bagi saudara. Jangan saudara menjadi lupa diri dan mulai menghakimi orang hanya karena banyaknya karunia yg sudah Allah berikan bagi saudara. Karena sekali lagi "Kepada yg diberi banyak akan dituntut banyak."

Ada orang, ketika ia sudah mahir main gitar, ia sudah lagi tidak mau main di gereja. Tetapi, malah main di night club, karena ia pikir, buat apa main di gereja. Dan banyak orang yg tadinya memulai karirnya di gereja, tadinya dia aktif menjadi penyanyi gereja, dan begitu cinta Tuhan sekali, tetapi apa yg terjadi? Saat dia mulai ikut festival-festival lagu-lagu pop, tiba-tiba karena kesetiaan yg Tuhan lihat, dan saat dia mulai berhasil. Dan saudaraku, dia mulai tinggalkan gereja dan mulai lebih tertarik dengan lagu-lagu dunia. Yesus menuntut berdasarkan pernyataan dan pengalaman dan berkat yg seorang sudah terima daripadaNYA. Kepada yg menerima banyak, maka kepadanya akan dituntut banyak.

Pertanyaannya, sudahkah saudara memberikan talenta saudara kembali kepada Tuhan? Sudahkah saudara menggunakan bakat yg saudara terima untuk memuliakan namaNya? Sebab Yesus menuntut berdasarkan setiap itu. Karena kepada hamba yg diberi talenta 5, Yesus menuntut 5, kepada hamba yg diberi talenta 2, Yesus menuntut 2, tetapi kepada hamba yg diberi talenta 1, sebenarnya Yesus hanya menuntut 1. Saudaraku, apapun berkat yg telah saudara terima dari Tuhan, pikirkanlah, bagaimana saya dapat kembalikan untuk memuliakan nama Kristus.

3. Jika sudah pernah terjadi mujizat dalam hidup seseorang, Allah menghendaki agar kita bisa lebih serius lagi dengan Tuhan

Karena dikatakan di sana pada ayat yg ke-24Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu." Apa artinya tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan? Sodom yg dihancurkan oleh Tuhan akan lebih ringan tanggungannya daripada kita. Kita yg sudah menerima mujizat dan kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Allah ingin kita lebih serius serta mau berkorban bagi dia, dan maju lebih kuat lagi dalam dia. Kenapa? Itu sebabnya Ia berkata Aku tidak akan tinggalkan kamu sendiri, aku mengirim seorang penolong lain yg akan menyertai kamu selama-lamanya. Itulah Roh Kudus yg tidak pernah meninggalkan kita. Allah ingin kita lebih serius untuk menjaga kesucian kita, kita dituntut untuk lebih serius lagi dekat dengan Dia. Tuhan ingin kita lebih serius untuk lebih berani memberitakan tentang Kebenaran. Karena bersama dengan Kristus, kita akan melihat kuasa Tuhan terjadi, sehingga kita akan memberkati lebih banyak orang.

Biarlah saat Yesus berbicara, berkatlah yg akan mengalir, dan jangan sampai terjadi saat Yesus menatap saudara, dan Ia berbicara "celakalah engkau!" Karena saat Yesus mengutuk engkau, maka habislah segala sesuatu yg kita miliki, biarlah kita yg sudah mengalami mujizat, kita akan lebih serius lagi, agar berkat dan kasih sayang Allah mengalir dalam diri saudara. Sehingga kita dapat berkata bahwa Tuhan Allah yg kita sembah adalah Tuhan Allah yg memberi kita kekuatan
dan membela hidup kita.

Saturday, February 7, 2009

75.Hidup yg besar di hadapan Tuhan - Matius (11:11-19)

11Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yg dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yg lebih besar daripada Yohanes pembaptis, namun yg terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. 12Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yg menyerongnya mencoba menguasainya. 13Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes 14 dan jika kamu mau menerimanya ialah Elia yg akan datang itu. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yg duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
17Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. 18Karena Yohanes datang, ia tidak makan dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan. 19Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.

Yesus sedang berbicara bahwa Yohanes yang lebih besar. Tetapi kita melihat Yesus bukan sedang membanding-bandingkan, tetapi yg mau dijelaskan di sini, ada beberapa perkara tentang hidup yg besar di hadapan Tuhan:

1. Besarnya Yohanes diakui oleh Yesus adalah merupakan hasil dari sebuah karya
Dan mengapa karya ini bisa dilaksanakan? Seperti dikatakan di sini "Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya." Dia dapat lakukan perkara besar, Karena Ia tunduk dalam hikmat Allah. Persoalannya, kenapa kita tidak mampu melakukan perkara besar bagi Allah? Karena kita tidak mau tunduk dengan hikmatNYA, Karena hikmat Allahlah yg menuntun kita untuk melakukan perbuatan yg besar. Mungkin kita bertanya bagaimana saya dapat memperoleh hikmat Tuhan? Jawabannya sederhana, bahwa dalam semua segi keputusan dari kehidupan kita, kita minta pimpinan Tuhan, kita minta petunjuk dari Allah, memohon kepadaNYA apa yg harus saya laksanakan, sehingga Allah mulai menuntun kita. Dan pada waktu kita berjalan menurut tuntunan Roh Kudus. Dan apapun yg kita laksanakan dan kita jalani, adalah merupakan karya yg besar bagi Allah, kenapa?

Karena karya yg besar hasil dari kemampuan diri. Karya yg besar dari hasil keegoan diri, hasil yg besar yg bersumber dari kekuatan sendiri, itu adalah suatu kegagalan di hadapan Tuhan. Tetapi, karya yg sederhana yg merupakan hasil dari suatu tuntunan Roh Kudus dalam hidup kita, itu merupakan suatu karya besar bagi Allah.

Bukankah sebenarnya Petrus dan Yohanes sebetulnya tidak berbuat banyak. Mereka menatap orang yg lumpuh sambil berkata "Angkat tilamu dan berjalanlah!" Bukankah sebetulnya Petrus dan Yohanes hanya mengatakan sebuah kalimat "Angkat tilamu dan berjalanlah!" Bukankah mereka hanya berkata "Demi nama Yesus orang Nazaret, bangun dan berjalanlah." Bukankah hanya 1 kalimat itu yg dia ucapkan. Tetapi, karena didasari oleh Kuasa Allah. Saudaraku, itu bukan kalimat yg kosong, itu bukan kalimat yg sia-sia. Tetapi itu menjadi kalimat yg menyembuhkan bagi yg sakit, kalimat yg mematahkan belenggu, menjadi kalimat yg membebaskan seseorang dari ikatan. Saudaraku yg kekasih di dalam Tuhan, berarti besarnya Yohanes pembaptis, adalah hasil dari sebuah karya. Bagaimana melakukan karya yang besar? Yaitu melalui hikmat Allah yg menuntunnya.

2. Besarnya umat Sorga adalah dari perjanjian yg dia terima
Pada ayat yg ke-11 dikatakan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yg dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yg lebih besar daripada Yohanes pembaptis, namun yg terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Ayat ini berbicara mengenai perjanjian yg dia terima. Bahwa umat surga tidak lagi dilihat dari karyanya, tetapi besarnya umat surga dilihat dari perjanjian yg dia terima dari Allah. Saudara yg terkasih, perjanjian apa yg kita dapat? Perjanjian yg oleh darahNYA yg tercurah kita akan diselamatkan.

Sehingga sekarang persoalannya bukan lagi karena karya, seseorang bisa diselamatkan, bukan lagi karena jasa seseorang bisa diselamatkan. Mungkin saudara berkata saya menyumbang banyak untuk gereja. Mungkin saudara berkata, saya menyibukkan diri saya dengan banyak kegiatan di gereja, tetapi itu bukanlah paspor untuk masuk sorga.

Itu semua bukanlah tiket untuk masuk sorga. Karena bukanlah karya yg membuat seseorang diberi tempat di sorga. Tetapi, melalui perjanjian yg kekal dan oleh darah yg tercurah. Karena, alkitab berkata, semua kamu adalah sesat seperti domba. Tetapi, melalui darah yg Allah curahkan untuk kita, maka alkitab berkata dengan darah yg tertumpah, kita dapat dengan berani menghampiri tahta Allah untuk mendapatkan pertolongan pada waktunya. Berarti perjanjian darah ini, perjanjian yg kekal dari Allah yg diucapkan dalam kitab Timotius "Walaupun kita tidak setia, Allah tetap setia." Kenapa? Karena darah yg tercurah membenarkan sekali untuk selama-lamanya. Berarti kita menjadi penghuni dan umat sorga. Waktu kita terima perjanjian yg kekal dari pihak Allah, berarti dalam hidup ini, seorang diakui kebesarannya melalui karya. Bagaimana kita dapat melakukan karya yg besar bagi Allah? Melalui hikmat yg Allah berikan.

3. Bagaimana kita dapat menjadi umat penghuni sorga?
Jawabannya seseorang dapat diterima melalui perjanjian yg dia terima melalui perjanjian dari darah yg tercurah. Yang akhirnya kita dipanggil untuk berbuat, atau melakukan perkara besar bagi Tuhan. Dan itu semua bukan untuk membesarkan diri kita, bukan untuk meninggikan nama, bukan supaya orang lain dapat melihat. Kita dipanggil untuk berbuat perkara besar, agar nama Tuhan Yesus Kristus dipermuliakan.
Dikatakan pada ayat yg ke-13Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes 14dan jika kamu mau menerimanya ialah Elia yg akan datang itu. 15Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

Berarti dari sini, kita bisa melihat bahwa Allah telah melakukan perkara besar di antara saudara.
Kita dipanggil untuk melakukan perkara besar, bukan untuk melihat siapa yg besar di antara kita, tetapi agar dunia dapat melihat betapa Kristus begitu sempurna di dalam hidup saudara.
Saudara, mungkin engkau sakit, Yesus dapat berbuat perkara besar bagi saudara untuk menyembuhkanmu. Mungkin engkau sedang diambang kehancuran rumah tangga, Tuhan dapat melakukan perkara besar untuk menyelesaikan rumah tanggamu. Mungkin saudara sedang menghadapi situasi yg buruk dalam hidup saudara, Yesus dapat buat perkara besar.

Atau ada diantara kita yg sedang kebingungan, mengapa? Karena engkau telah berbuat dosa yg begitu jauh, jangan ambil jalan bodoh! Bertobatlah dan kembali ke jalan Allah, Allah akan memulihkan segala sesuatunya. Itu sebabnya hiduplah dalam kebenaran dan kesucian, dan janganlah masuk ke dalam perbuatan sexual sebelum masuk dalam pernikahan, karena itu akan menghancurkan segala-galanya. Biarlah hidup saudara, benar-benar hidup di jalan Tuhan. Yesus ingin berbuat perkara besar dalam hidup saudara, Yesus ingin berbuat perkara besar dengan rumah tangga saudara. Yesus ingin berbuat perkara besar dengan masa depan saudara. Dapatkah engkau memegang perjanjian dengan Tuhan, karena darahNYA yg tercurah di atas bukit di calvary telah menyucikan dosa kita.

Friday, January 30, 2009

74. Seseorang dalam situasi yg sulit - Matius 11:2-10

2Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, 3lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yg akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?" 4Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yg kamu dengar dan kamu lihat: 5Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. 6Dan berbahagialah orang yg tidak menjadi kecewa dan menolak Aku." 7Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes:"Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yg digoyangkan angin kian ke mari? 8Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yg berpakaian halus? Orang yg berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. 9Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi. 10Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.

Ayat ke-2 dikatakan Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, Yohanes yg dengan berani mengabarkan berita, "Bertobatlah sebab kerajaan sorga sudah dekat!" Yohanes yg dengan beraninya mengkotbahkan kata-kata kebenaran, dan berkata kepada orang Farisi "Hai kamu keturunan ular beludak, jangan kamu pikir kamu dapat lari dari hukuman Allah yg akan datang, hasilkanlah buah yg sesuai dengan pertobatan. Seorang hamba Tuhan yg tegar dan berani seperti Yohanes ini, akhirnya diperhadapkan ke dalam penjara.

Saudaraku, seorang yg berada di dalam penjara, biasanya adalah seorang yg bersalah. Tetapi Yohanes masuk penjara, bukan karena kesalahan, tetapi Yohanes masuk penjara, justru karena kebenaran. Mungkin saudara tidak ada di balik terali besi, tetapi mungkin saudara disingkirkan oleh teman, hanya karena saudara berjalan di dalam kebenaran. Mungkin anda tidak ada di balik terali besi, tapi saudara mungkin dikeluarkan dari perusahaan, hanya karena berjalan di dalam kebenaran. Mungkin saudara tidak ada di belakang terali besi, tapi saudara mulai difitnah oleh teman sekerja, karena saudara berdiri teguh dalam kebenaran. Alkitab mau beritahu, alkitab sudah mencatat peristiwa itu apa yg ada di dalam diri Yohanes, dan hal-hal menarik yg dapat dipelajari tentang Yohanes yg sedang dipenjara ini, :

1. Dalam situasi yg sulit, seseorang membutuhkan saudara/sahabat yg tepat
Ayat ke 2 dikatakan Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus 3lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yg akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"Pertanyaannya, adalah: Mengapa di dalam penjara Yohanes masih bisa mendengar tentang pekerjaan Yesus? Jawabannya sederhana, karena ia tidak membiarkan orang banyak ada di dalam penjaranya, ia tidak membiarkan orang banyak datang dan membesuknya, tapi hanya memberikan tempat pada murid-muridnya untuk hadir dan mengunjungi dia dan membicarakan hal-hal yg positif, membicarakan hal2 tentang kuasa Allah, membicarakan hal-hal tentang pekerjaan Kristus, sehingga di dalam penjara, Yohanes mendengar banyak hal mengenai pekerjaan Kristus.

Dan mungkin ada saudara2 yg betul-betul ada di belakang terali besi. Penjara kadang kala bukan tempat untuk memandang kepada Allah dan bertobat. Tetapi, seringkali penjara menjadi tempat bagi seseorang, untuk membuat keadaan hidupnya lebih jahat lagi. Mengapa keadaannya lebih jahat lagi? Karena, justru di dalam penjara dia belajar mengenai hal-hal yg lebih jahat lagi. Apapun keadaan saudara, siapapun saudara dan apapun perbuatan saudara saat ini, Yesus mengasihi saudara dengan kasihnya yg kekal. Itu sebabnya dalam situasi yg sulit, seseorang membutuhkan sahabat yg tepat.

Dan saudaraku, jika tidak ada sahabat lain yg dapat saudara andalkan. Mungkin, saudara berkata "Tetapi lingkungan saya tidak ada sahabat yg tepat bagi saya. Mungkin saudara berkata,"benar saudara ada di belakang terali besi dan saya tidak punya sahabat yg tepat yg dapat membimbing saya untuk menjadi lebih rohani!

Jawabannya, minimal ada 2 sahabat yg dapat memberi kekuatan kepada saudara :
A. Yg pertama adalah Firman Allah dapat menjadi sahabat dan kekuatan bagi saudara, ketika saudara membuka dan membaca alkitab serta mempelajari Firman Allah lagi. Maka, apa yg terjadi? Saudara tahu ada sahabat yg tepat, yg selalu berbicara buat saudara, berbicara yg benar untuk saudara, yg dapat memberi kekuatan buat hidup saudara. Sahabat yg terbaik dan tepat bagi saudara dalam hidup ini, adalah Firman Allah. Karena dengan Firman Allah kita dapat memperoleh kekuatan.

B. Sahabat yg ke-dua adalah ketika saudara memiliki kaset-kaset rohani dan adanya lagu-lagu pujian/rohani yg dinaikkan. Tanpa saudara sadari, saat kita memuji Tuhan, maka kuasa puji-pujian itu akan mengalir dalam hidup saudara, memberikan kekuatan bagi iman dan rohani saudara. Dalam situasi yg sulit, seseorang membutuhkan sahabat yg tepat, mengapa? Karena, di dalam penjara Yohanes masih punya iman yg teguh. Di dalam penjara dia masih dengar tentang pekerjaan Kristus, darimana? Dari sahabatnya yg tepat.

2. Dalam situasi yg sulit, seseorang membutuhkan kesaksian yg hidup
Ayat yg ke 4 sampai ke 6 berkata demikian Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yg kamu dengar dan kamu lihat: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. 6Dan berbahagialah orang yg tidak menjadi kecewa dan menolak Aku." Dalam situasi yg sulit, seseorang membutuhkan kesaksian yg hidup, Waktu
Yohanes bertanya, apakah engkau yg kamu nantikan dan kami butuhkan, atau perlu kami menantikan lagi? Yesus tidak perlu bicara banyak, tapi beritahukanlah kepada Yohanes, apa yg kamu lihat?

Kadang kala kita ingin bersaksi kepada suami, kadang kala kita mencoba bersaksi untuk seseorang yg sedang mengalami penderitaan yg besar. Kadang kala kesaksian kita gagal, bahkan orang lain berkata "Ah...orang Kristen itu asal ngomong ajah." Tetapi dengar baik, dalam situasi yg sulit, seseorang memerlukan kesaksian hidup, seseorang membutuhkan kasih yg hidup, seseorang membutuhkan perhatian yg hidup, seseorang membutuhkan kuasa Allah yg mengalir.
3. Dan pada saat kita berada pada situasi yg sulit, tidak selamanya kita dikritik oleh Yesus
Ayat ke 7 sampai dengan 8 dikatakan Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes:"Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yg digoyangkan angin kian ke mari? Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yg berpakaian halus? Orang yg berpakaian halus itu tempatnya di istana raja. Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi. Yohanes yg sedang berada di dalam penjara, tidak dikritik oleh Yesus. Tidak seperti kebanyakan orang yg sedang menghadapi masalah, tetapi masih tetap dikritik oleh orang lain dan mulai berkata, dia kurang berdoa sih, dia kurang iman sih, atau mungkin berkata "Mungkin ada yg engga beres di dalam hidupnya." Tetapi, Yesus berkata "Bahkan dia lebih dari pada nabi". Jadi, dikatakan Yohanes lebih dari pada nabi.

Jangan saudara pikir, setiap situasi sulit Yesus sedang meninggalkan saudara. Waktu Petrus tenggelam, justru Yesus mengangkat Petrus. Tetapi waktu murid-murid tidak dapat mengusir setan, apa yg terjadi? Yesus berkata "Kenapa kamu kurang percaya?" Ada saatnya kita mengalami situasi yg sulit, karena kita kurang iman dan kurang percaya. Tetapi, ada saatnya kita mengalami situasi yg sulit, karena Allah ijinkan. Jika situasi yg sulit yg saudara hadapi saat ini, karena saudara kurang iman, bangkitkanlah iman saudara. Tetapi, jika situasi sulit yg terjadi, karena Allah yg mengijinkan semuanya terjadi, kuatkanlah iman kita dan katakanlah "Aku melihat Yesus dan Yesus tidak pernah meninggalkan aku!"

Monday, January 26, 2009

73. Menyambut Kristus - Matius (10;40-11:1)

40Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yg mengutus Aku. 41Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. 42Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yg kecil ini, karena ia murid-KU, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya. 11.1Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan injil di dalam kota-kota mereka.

Kalau kita pelajari ayat-ayat bacaan yg baru kita baca di atas, maka kita melihat di sini bagaimana Yesus Kristus berulang kali mengajarkan kepada murid-muridnya tentang menyambut seseorang, mengapa? Karena, kekristenan bukan tidak mengenal sopan santun. Banyak sekali persoalan dengan kekristenan kita, bukan karena injil itu tidak berkuasa, tetapi kadang kala masalah etika seseorang, ini yg seringkali menghambat pemberitaan injil.

Kadang kala masalah kesopanan seseorang, ini yg seringkali juga menjadi hambatan bagi injil Kristus yg tersebar luas. Kristus mengajarkan tentang keselamatan, dan itu berarti hubungan antara manusia dengan Allah. Tetapi Yesus juga mengajarkan cara hidup yg benar. Dan ini berbicara mengenai hidup manusia dengan sesamanya. Salah 1 yg Yesus ajarkan tentang hidup dengan sesamanya, adalah ketika Kristus mengajarkan, bagaimana seseorang menyambut:

1. Bagaimana seseorang menyambut Kristus
Tetapi Dikatakan pada ayat 40Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yg mengutus Aku. Kita lihat bagaimana seseorang menyambut Kristus, bagaimana seseorang mempersilahkan Kristus ada dalam hatinya, sangat mempengaruhi keberadaan orang lain menyambut dia/dirinya.
Dan ini yg seringkali terjadi di dalam kehidupan kekristenan kita, bahwa orang melihat sesuatu di dalam kita, saat kita buka hati kita untuk Kristus. Contoh sederhana: Alkitab berkata Petrus dan Yohanes hanya seorang nelayan biasa, mereka hanya seorang penangkap ikan. Tetapi kita jumpai dan pelajari dalam alkitab, bahkan ahli-ahli taurat sekalipun, kepala2 agama di sana, begitu gemetar,walaupun mereka mau memenjarakan Petrus dan Yohanes.

Alkitab berkata keduanya dalam keberanian, karena mereka melihat keduanya adalah pengikut Kristus. kita lihat bahwa Petrus dan Yohanes sebenarnya hanya seorang biasa, dan penangkap ikan, tetapi karena mereka mempersilahkan dan menyambut Kristus serta kuasa Kristus mengalir dalam kehidupannya, dan apa yg terjadi? Alkitab bahkan bercerita, orang yg bodoh menurut dunia ini, akan mempermalukan yg pandai. Artinya, orang bodoh sekalipun, orang miskin sekalipun, orang biasa sekalipun, jika ia buka hatinya, bagi Kristus, jika ia mempersilahkan Kristus menjadi Tuhan atas hidupnya, dan mempersilahkan Yesus bertahta dalam hidupnya. Bila ia membiarkan Kristus masuk ke hatinya, memerintahkan Kristus mengatur dan memerintah dalam hidupnya, maka ia akan memiliki standar hidup yg berbeda.

Yang akan membuat orang lain memandang dirinya, bukan lagi sebagai orang biasa, tetapi sebagai orang yg telah diselamatkan oleh Kristus, sebagai orang yg telah diperbaharui oleh Kristus, sebagai orang yg kepadanya Kristus menyatakan dirinya. Jadi yg kita perlu jaga hari ini, bagaimana kita menyambut Kristus. Ada banyak orang yg mencoba dengan kekasaran dan kekerasannya mencoba menaklukan orang lain. Ada banyak Bapa-bapa yg mencoba memerintah dengan tangan besi, memarah-marahi anaknya. Mungkin untuk sementara anak-anakmu ketakutan, mungkin untuk sementara anak-anakmu akan dengar, karena mereka gemetar, tetapi itu bukan berarti anak-anakmu menaruh hormat kepadamu.

Saudara tahu, kapan anak-anakmu menaruh hormat kepadamu?
Ketika engkau mau buka diri dan menyambut Kristus sebagai penguasa dalam hidupmu. Sehingga hidupmu menjadi gambaran suratan Kristus yg terbuka. Mungkin saudara berkata, tapi saya adalah orang tua yg miskin, yg tidak bisa menyekolahkan anak sampai mahasiswa. Tetapi bila kita mau mnyambut Kristus, membiarkan Kristus bertahta, dan membiarkan diri kita bukan lagi diri kita yg hidup, melainkan Kristus yg hidup di dalam diri kita. Saudara boleh miskin, tetapi anak-anakmu menaruh hormat. Kita boleh punya kelemahan dan kekurangan, tetapi orang lain menaruh hormat yg baik kepadaMU, kenapa? Karena, engkau menyambut Kristus dalam hidupmu.

2. Sebelum kita menyambut seseorang, kita perlu memahami siapa yg kita sambut.
Ayat 41 dikatakan Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Berarti, sebelum kita menyambut seseorang, kita perlu memahami siapa yg kita sambut. Alkitab jelas berkata, jangan duduk makan bersama dengan orang fasik. Alkitab jelas berkata berbahagialah orang yg tidak berjalan menurut nasehat orang fasik, yg tidak duduk pada kumpulan pencemooh, yang tidak ada di jalan orang berdosa, tetapi yg kesukaannya ialah merenungkan taurat Tuhan. Berarti, sebelum kita menyambut seseorang, kita perlu memahami, siapa yg kita sambut, karena ketika kita menyambut seorang nabi, saudara akan menerima upah seorang nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Dan itu juga berarti jika kita hidup dengan kesalahan yg salah, dan apa yg kita jumpai, alkitab berkata " Pergaulan yg buruk menghancurkan kebiasaan yg baik." Bukankah banyak orang yg ingin sekali melepaskan berbagai kebiasaan buruk dalam hidupnya, tetapi tidak sanggup.

Kenapa tidak sanggup? Karena dia mau coba melepaskan kebiasaan buruknya, tetapi ia tidak mau melepaskan pergaulannya yg salah. Jadi, kalau saudara tidak dapat melepaskan kebiasaan yg buruk, itu mungkin karena saudara tidak bisa melepaskan pergaulan yg salah.

3. Perbuatan sekecil apapun untuk Allah yg besar adalah perbuatan yg besar
Karena ayat 42 dikatakan Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yg kecil ini, karena ia murid-KU, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya. Perbuatan sekecil apapun untuk Allah yg besar adalah perbuatan yg besar. Mungkin kita berkata, saya tidak punya suara yg bagus untuk menjadi anggota koor gereja, atau saya tidak memiliki karunia khusus, sehingga bisa melayani Tuhan dengan karunia itu, tetapi sekali lagi perbuatan sekecil apapun untuk Allah yg besar adalah perbuatan yg besar. Inilah saatnya untuk saudara memperhatikan keberadaan gereja saudara, untuk mulai berpikir, apa yg dapat saya buat untuk Tuhan di sana? Saatnya saudara pikirkan di dalam pekerjaan saudara, apa yg bisa saya buat untuk mempermuliakan nama Tuhan. Dan saatnya rekan2 muda mulai berkata "Apa yg saya buat bagi Tuhan di masa muda saya, untuk mempermuliakan Tuhan." Karena Tuhan tidak pernah berhutang bagi anak2nya, perbuatan sekecil apapun untuk Allah yg besar adalah perbuatan yg besar bagi Tuhan.

Hari ini, adalah hari untuk merenung, betapa Allah terlalu baik bagi kita, betapa Ia adalah Allah yg bertanggung jawab untuk kita. Asal kita mau lakukan sesuatu bagi Tuhan, perbuatan sekecil apapun untuk Allah yg besar adalah perbuatan yg besar.